Jumat, 27 Juli 2018
Refleksi Diri ~ Aib
Selasa, 29 Mei 2018
Silaturahim BPH
Rabu, 11 April 2018
23th
Hari ini adalah hari kamis tepatnya tanggal 12 april 2018 di mana hari aku dilahirkan ke dunia ini.
Terimakasih Ya Allah telah memperlihatkan dunia fana ini kepadaku, dan kelak aku akan kembali kepadamu.
Dan maafkan aku ya Allah selama hidupku 23tahun ini banyak waktu yang aku sia siakan , banyak dosa yang kuperbuat, banyak hal-hal yang tidak bermanfaat. Maafkan diriku ya Allah :')
Kamis, 29 Maret 2018
Mabit
Bandung 29 Maret 2018, di Mesjid LIPI.
Ustadz: Elfahmi
Jauh dari kata sempurna dan jauh dari kata benar adalah Saya.
Saya merasa banyak sekali kekurangan, kesalahan, dan kesia-siaan.
Banyak hal yg tidak saya sadari bahwa Allah menerangi hidup saya, meng-guide jalan saya, dan selalu mendampingi saya dimanapun berada.
Salah satunya adalah dengan dimasukkannya saya ke dalam Keluarga Mahasiswa Islam Pasacasarjana ITB ini.
Kali ini saya mengikuti Mabit, banyak sekali pelajaran yang bisa diambil untuk memperbaiki hidup saya yang tidak sempurna dan jauh dari kata benar. Diantara untuk memperbaiki hidup adalah dengan memperbaiki Amalan Yaumiah.
Menurut Ustadz Elfahmi bahwa Amalan Yaumiah itu bisa melatih kekuatan kita dalam menghadapi berbgai masalah duniawi dan akhirat, karena tidak ada permasalahan yang sulit dipecahkan kalau kita selalu bersama Allah , selalu diberikan jalan keluar. Oleh karena itu, perbaikilah Amalan Yaumiah Kita dengan 1. Niat yang Ikhlas, 2. Mengikuti ajaran Nabi Muhammad.
Selain itu lakukan segala sesuatu dengan hati yang ikhlas dan bersungguh-sungguh. Semkin kita sibuk melakukan kebaikan-kebaikan maka kita akan bisa memaknai waktu dan secara kedisiplinan, tubuh kita akan tersistem secara biologis akan mengerjakan sesuatu secara rutin (tanpa ada paksaan) karena dorongannya berasal dari dalam.
Untuk melakukan hal-hal kebaikan maka diperlukan perencanaan yang dilakukan setiap harinya dan untuk mengukur sejauhmana kita sudah melakukan hal tersebut maka perlu dibuat KPI (key performance index) untuk melakukan Amalan Yaumiah seperti :
Qiyamullail, Sholat Dhuha, Berzikir pagi petang, sholat berjamaah di mesjid, interaksi dengan Alquran, Zakat, Infaq, baca buku yang menambah keimanan kita, dsb.
Wallahualam, semoga dari detik ini saya bisa menjauhi segala larangan Allah (kemaksiatan) dan memanfaatkan setiap detik waktu yang diberikan oleh-Nya untuk selalu berbuat kebaikan.
"Don't wait until tomorrow untuk melakukan kebaikan"
"Lakukan akselerasi ibadah dengan mengerjakan Amalan Yaumiah"
Bismillah... luruskan Niat
Minggu, 25 Maret 2018
Salah Satu Kutipan Buku "Entrepreneur Organik"
Nanging siro ojo gumede sebab durung mesti iso ningali.
Wis ningali ojo gumede siro, sebab durung mesti ngerti.
Wis ngerti ojo gumede siro, sebab durung mesti bener.
Wis bener siro, durung tentu adil.
Wis adil siro, ojo gumede, sebab durung tentu bijaksono.
Wis bijaksono siro, durung mesti waskito.
Wis waskito siro, ojo gumede sebab durung mesti manjing suwargo.
Wis manjing suwargo siro, durung mesti sing duwe suwargo.
Awal mula manusia mendapat ilmu dari pendengaran.
Tetapi kamu jangan sombong, sebab belum tentu bisa menganalisis.
Sudah mampu menganalisis jangan sombong kamu, sebab belum tentu mengerti.
Sudah mengerti kamu, jangan sombong sebab belum tentu kamu benar.
Sudah benar jangan sombong kamu, sebab belum tentu adil.
Sudah mampu adilkah kamu, jangan sombong sebab belum tentu bijaksana.
Sudah bijaksana kamu, jangan sombong sebab belum tentu waspada.
Sudah waspada kamu, jangan sombong sebab belum tentu masuk surga.
Sudah masuk surga kami, jangan sombong sebab belum tentu bertemu dengan Pemilik Syurga.
-Fuad Affandi-
Sabtu, 10 Februari 2018
Pelantikan KAMIL
Hari ini Sabtu 10 Februari 2018 saya Mushthofa Kamal secara resmi bergabung dengan Badan Pengurus Harian KAMIL Pascasarjana ITB 2018, selamat mengemban amanah.. semoga semua proker2 nya dapat segera terwujud. Aamiin
Rabu, 24 Januari 2018
Kamis, 18 Januari 2018
Evaluasi diri rapat BPH
Sebelum rapat BPH, ketua sibuk mempersiapkan secarik kertas untuk diisi oleh para anggota nya..
Siap ? Ujar ketua
Lalu beliau berkata tulis saja dulu pertanyaan nya nanti ada waktu untuk menjawab di akhir
Dan pertanyaan itu adalah ?
1. Intensitas sholat berjamaah di mesjid dlm seminggu
2. Intensitas shodaqoh
3. Intensitas tilawah dan menghafal alquran
4. Intensitas zikir pagi dan petang
5. Intensitas mengaji
YaAllah maafkan saya selama ini saya masih sangat kurang untuk melakukan hal tersebut, jd dengan jujur saya menjawab kurang lebih 50℅ 😞
Alhamdulillah hal tersebut menjadi evaluasi bagi saya untuk menjadi lebih baik lagi
Rabu, 17 Januari 2018
Masalah milih makanan yang akan disantap
Terkadang banyak pikiran kita tentang makanan apa yang hendak disantap kelak, pikiran itu pastinya selalu ada ketika merasa lapar. Biasanya pikiran itu meliputi; Berapa biaya yang akan dikeluarkan? Makanan apa yang mengenyangkan atau yg mempunyai rasa yg enak? Berkuah atau kering? Hangat atau yang langsung jadi? Lokasinya dimana? Mau cobain promo atau ga usah? Rasa yg baru tau atau yg biasa aja? Dan seterusnya.
Nah ternyata belum tentu apa yang dipikirkan itu dapat terealisasi karena ada suatu hal, contohnya spt antrian panjang, tutup atau tidak jualan, terlalu jauh lokasinya dsb, dan akhirnya kita sendiri yang memutuskan untuk membeli makanan yang lain dan tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan sebelumnya.
Kalau kita cermati padahal prinsip untuk memilih makanan itu sederhana sekali, yaitu; mengenyangkan dan menyesuaikan budget kita. Itu saja cuma dua .
Kenapa ada dua?
Faktor mengenyangkan adalah krn kondisi perut kita sedang lapar jd gak mungkin kita makan hanya makanan ringan saja yang sifat nya hanya bertahan sementara
Kedua faktor menyesuaikan budget artinya kita memperhitungkan berapa biaya yang akan kita keluarkan untuk makanan, apakah cukup uang sekian untuk membeli makanan.
Prinsipnya sesederhana itu, jadi jangan sia - siakan waktumu untuk berfikir membeli makanan yang hendak disantap 😁
Selasa, 16 Januari 2018
SABAR
Sabar itu definisi menurut saya adalah menahan amarah atau nafsu yg ditimbulkan dari suatu keadaan.
Apakah sabar itu ada batasnya ? Ya, sabar itu batasnya adalah kematian, karena selama kita hidup di dunia, permasalahan akan terus datang silih berganti. Jadi kalau sudah mati maka tidak adalagi yang namanya sabar.
Salah satu cara sabar utk menghadapi sesuatu adalah dengan tenang, banyak beristigfar, dan berpositif thinking. Karena kalau tidak begitu kita akan larut dalam permasalahan, padahal sebenarnya yang kita butuhkan adalah fokus dalam pemecahan masalah atau solusinya seperti apa.
Kemanakah aku akan berlayar ?
Semakin hari aku merasa waktu berjalan dengan sangat cepat hingga saking cepatnya aku gak tahu harus melakukan apa, harus bagaimana, dan aku kehilangan arah tujuan hidupku.
Kuliah dan organisasi aku lakukan untuk mengisi waktu yang tiada berhenti, tapi entah kenapa hari-hariku begitu sangat sepi, sangat cepat berlalu, dan pertanyaan yang sama kembali muncul "kemana hendak aku akan belayar dan dimana aku akan berlabuh?"
Kemanakah aku akan berlayar ?
Semakin hari aku merasa waktu berjalan dengan sangat cepat hingga saking cepatnya aku gak tahu harus melakukan apa, harus bagaimana, dan aku kehilangan arah tujuan hidupku.
Kuliah dan organisasi aku lakukan untuk mengisi waktu yang tiada berhenti, tapi entah kenapa hari-hariku begitu sangat sepi, sangat cepat berlalu, dan pertanyaan yang sama kembali muncul "kemana hendak aku akan belayar dan dimana aku akan berlabuh?"